22 Maret 2016

LOVEMATE: Kalau Monyet Jatuh Cinta by Sweta Kartika


LOVE  MATE
Kalau Monyet Jatuh Cinta & Notice
Cerita & Gambar: Sweta Kartika, Annisa Nisfihani
Ilustrasi sampul: Sweta & Annisa
Penerbit: DAR! Mizan (PT Mizan Pustaka)
Cetakan I, Oktober 2015
Rating: 4.5 of 5 stars


Ketika Monyet Jatuh Cinta - Sweta Kartika
Sudah terlalu banyak orang yang hidup di dalam penyesalan, karena tidak berani mengungkapkan isi hati kepada seseorang yang disukainya.
Namanya Juna. Di sekolah, Juna jadi cowok favorit bagi para murid cewek bukan karena dia keren, tapi karena dia seorang pendengar yang baik. Juna mempunyai dua sahabat yaitu Angie dan Sita. Angie adalah perempuan berkacamata dan berambut panjang dengan hiasan bando. Sita, perempuan berambut pendek yang sudah berpengalaman dalam hal percintaan. Juna sering menjadi tempat curhat Sita di saat ia dirundung masalah dengan pacarnya.
Baru-baru ini Sita dibuat kesal dengan sikap egois pacarnya, Dennis. Sita meminta bantuan Juna membalas surat-surat cintanya Dennis. Maklum, LDR alias Long Distance Relationship.
source swetakartika's twitter
Kalau kamu cuma bisa menuntut pacarmu jadi seperti yang kamu mau, ya udah pacaran aja sama diri kamu sendiri!
Bisa dibilang Juna tumbuh menjadi sosok dewasa oleh kisah cinta Sita. Juna pandai bermain gitar dan menciptakan lagu sendiri, tentu saja ide lagunya didapat dari curhatan Sita. Suatu hari dia kepikiran tentang pembicaraannya dengan Hendra selesai main basket. Posisinya sebagai sahabat Sita sudah mencuri start duluan mengalahkan cowok-cowok di sana yang berusaha mencuri hati Sita. Di rumah, Juna mendapat telepon dari Sita lagi-lagi curhat, ia putus dari Dennis. Semenjak kejadian itu mereka sering menghabiskan waktu bersama. Mengutip peribahasa Jawa 'tresna jalaran saka kulina', muncullah perasaan aneh di hati Juna.


Komik ini aku beli seminggu yang lalu tapi baru sempet bikin reviewnya sekarang. Ini aja bikinnya disambi ngerjain paper ekonomi :') Seminggu yang lalu ke toko buku niatnya beli komik Kosmik eh pucuk di cinta, ulam pun tiba komik Lovemate ada di bagian bawah pas. Padahal dicariin dari tahun kemarin (--,)

Oke lanjut. Komik Kalau Monyet Jatuh Cinta ini mengambil tema yang cukup sering dialami oleh anak muda; friendzone. Juna menurutku tipikal cowok yang jarang ditemui di kehidupan nyata. Dia terlalu baik dengan pribadinya sebagai pendengar yang baik. Tipe-tipe mudah diputusin dengan alasan 'kamu terlalu baik buat aku'. Sita dengan karakternya yang ceria tapi suka curhat ke mana-mana membuatku agak kesal. Yah walaupun dia sadar sikapnya itu salah pada akhirnya menimbulkan efek baper pada Juna. Pada panel si Juna menelepon Sita terlihat merana digambarkan dengan baik sehingga pembaca bisa ikut merasakan apa yang dirasakan Juna.

Alur ceritanya kombinasi. Di awali dengan masa sekarang dan seterusnya adalah cerita masa lalu. Hal ini bisa dilihat dari benda-benda yang digunakan para tokoh seperti telepon genggam, kaset, surat menyurat, dan MP3 semacam I-Pod gitu. Pesan dari pengarang pun eksplisit: bahwa sahabat akan selalu berada di sisi saat senang dan duka; bahkan ketika friendzone menyapa.

Sekilas mengenai Sweta Kartika:


Menjadi seorang komikus dan ilustrator merupakan impian Sweta Kartika sejak kecil. Lahir pada tanggal 14 April 1986 dan dibesarkan oleh seorang bapak berdarah seniman di sebuah kota kecil di Kebumen, Jawa Tengah. Masa kecilnya mengajarkan pentingnya melatih imajinasi dan kedisiplinan dalam mengasah skill menggambar hingga bisa semakin baik dari hari ke hari. Secara bawah sadar, hal tersebut kemudian melahirkan satu motto dalam hidup bahwa "Tidak ada kesuksesan yang bisa didapatkan dengan cara instan."
Beberapa karya Sweta Kartika:
  • The Dreamcatchers (2011), cetak, penerbit KOLONI Gramedia
  • Wanara (2011), webcomic, penerbit Makko Publishing Dream
  • Tri Catra Manunggal (2012), featuring Alex Irzaqi, Kompetisi Komik Indonesia
  • Maharaja Mokhsa (2013), featuring Alex Irzaqi, Kompetisi Komik Indonesia
  • Grey & Jingga: The Twilight (2014), cetak, penerbit KOLONI Gramedia
  • Nusantaranger (2014), webcomic, ditayangkan di comic.nusantaranger.com
  • Puspadahana (2014), featuring Alex Irzaqi, Kompetisi Komik Indonesia
  • Pendekar Tongkat Emas: Lembah Angin (2014), featuring Alex Irzaqi, cetak, penerbit m&c! Gramedia
  • Grey & Jingga: Coffee42 dan Twinkle (2014), cetak, indie publishing
  • Grey & Jingga: Days of The Violet (2015), webcomic, diunggah berkala di Facebook.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...