06 Juli 2015

Manga Review: Boys Living by Mai Nishikata


Boys Living
Pengarang: Mai Nishikata
Penerbit: m&c!
Tahun terbit: 2015
Jumlah halaman:192 halaman
Rating: 4 of 5 stars

Contents:
  • Boys Living
  • Going Going Crazy
  • Sayaka's Drops
Cerita dimulai ketika Ryoga Dojima memutuskan untuk bertempat tinggal di sebuah apartemen, bulan April. Saat ia mencoba membuka pintu--yang dikira masih terkunci--ternyata sudah terbuka. Di dalam ruangan tersebut, terlihat sosok laki-laki dengan tubuh telanjang hanya memakai boxer--atau celana dalam? Sedang asyik bermain game tanpa menyadari kedatangan Ryoga. Seketika Ryoga merasa kesal, karena ia sudah mengontrak kamar tersebut.

Sosok itu adalah Keigo Tani--murid SMA klub atletik, baru saja menempati kamar tersebut sehari yang lalu. Namun kamarnya sudah seperti kapal pecah. Kesal, Ryoga kemudian menelepon pemilik apartemen untuk menanyakan 'mengapa di kamarku ada orang lain'.

Pemilik pun menjawab bahwa ada kesalahan yang terjadi, dan kontrak dobel. Sehingga, mau tidak mau Ryoga tinggal bersama dengan Keigo yang sifat joroknya mirip dengan orang tuanya--dengan membagi kamar menjadi dua wilayah. Wilayahnya dan wilayah Keigo
Orang yang sempurna itu bukan manusia.
Kesan pertama Ryoga terhadap Keigo adalah orang yang tidak akan dijadikan teman. Kemudian setelah beberapa hari bersama Keigo, pandangannya terhadap teman satu kamarnya pun berubah. Sejak ia merasa sakit kepala dan ia dibuatkan bubur oleh Keigo, yang sering makan mie instan--ternyata pandai memasak. Setelah itu mereka pun berbagi tugas dalam hal bersih-bersih kamar.


Menurutku komik ini lumayan bagus dan menghibur. Tokohnya yang berkebalikan sifatnya bisa saling melengkapi satu sama lain bahkan bisa bekerja sama dalam menjaga kebersihan apartemen. Cerita bromance yang cukup kental membuatku senang-bukan ke yaoi, ya. Tapi mungkin kalau yang baca adalah seorang fujoshi pasti ini disebut shonen-ai-terselubung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...